Kamis, 26 Desember 2013

PEMULIHAN JIWA 3



BAB I

BAGAIMANA RASANYA JIKA JIWA DITERAPI?

Sekrang aku bisa merasakan aku memegang kendali atas perasaanku. Bila aku merasa tidak tenang, tentu saja ak bisa memilih untuk merasa tenang. Sekarang aku membayangkan dan merasakan memori-memori terbaik yang membahagiakanku.... bila aku pernah bahagia, aku bisa bahagia lagi. Sekarang aku menguasai perasaanku seutuhnya demi kebahagiaan dan kesuksesanku.

Bahagia Adalah Kondisi Menerima Kenyataan Dan Mensyukuriya Sebagai Proses Pendewasaan
Ada orang-orang yang menyakitiku. Aku maafkan mereka demi kebahagiaan hidupku. Sekarang aku mengerti bahwa mereka adalah pribadi yang juga sama-sama mencari kebahagiaan seperti aku. Namun mereka merasa gagal mencari kebahagiaan sehingga cenderung bersifat tidak baik kepaa orang lain. Mereka aku maklumi, aku maafkan, saat aku memaafkan mereka, sesungguhnya hal itu untuk diriku sendiri, demi kesehatanku, demi rezekiku, demi kebahagiaan hidupku.

Cintailah Dirimu, Jangan Biarkan Tersentuh Hal-Hal Tidak Penting
     Aku melepaskan diriku dari semua sampah jiwa. Aku tenangkan diriku. Dengan demikian aku dapat menikmati hidup yang lebih indah lagi., demi rasa sayangku kepada diri sendiri, sebab aku sangat mencintai diriku sendiri. Dan, demi keindahan masa depan yang sangat kuharapkan, aku mampukan diri untuk memaafkan orang-orang yang telah menyakitiku.
      Aku merasa dicintai Tuhan, diinginkan oleh kehidupan ini. Cinta yang begitu kuat mengalir di seluruh tubuhku, kusebarkan lewat oksigen keseluruh organ tubuhku. Aku sangat mencintai kehhidupanku. Aku membayangkan diriku dalam keadaan sehat dan bahagia. Aku bisa melihat senyumanku dengan sangat nyata. Hatiku tenang dan inilah kekuatanku, aku bertambah sehat dan kuat, sebab demikianlah seharusnya.

Bahagia Adalah Merasa Beruntung Atas Apa Yang Telah Dimiliki Dan Tidak Menjadi Sedih Atas Apa Yang Belum Dimiliki
Disetiap hembusan nafas aku bisa merasakan harapan yang begitu kuat. Saat berjuang aku sedang menunaikan tanggungjawabku. Bertambah sukses adalah tanggung jawabku untuk membahagiakan orang-orang yang kucintai. Rasanya bangga sekali bisa membahagiakan meraka. Hidupku adalah tanggung jawabku. Ada kepuasan mendaalam bila menjadi pribadi yang tegar, kuat dalam semangat perjuangan. Aku pasti bisa, karena aku dimampukan. Betapa ternyata aku hebat dari yang kuduga.
      Aku sangat layak bahagia dan aku merasa sangat berlimpah kebahagiaan. Aku dicintai Tuhan, jauh lebih besar dari rasa cintaku kepada diri sendiri.

Dalam Hidup Selalu Ada Pergantian, Dari Sedih Kebahagia, Dari Bahagia Kembali Seih, Lalu Bahagia Lagi. Ikhlaslah Menjalaninya.
      Sangat banyak cara untuk menjadi bahagia. Sekarang aku sudah tenang sepenuhnya. Saat sedang tidak tenang aku memilih menjadi bahagia dengan cara-cara yang baik dan aman. Aku makan secukupnya demi kebahagiaan dan kesehatanku. Sekarang aku sudah merasa damai sekali.
      Selalu ada ketenangan yang kubutuhkan dalam menghadapi persoalan. Hal pertama dalam pikirankusaat sedang tidak tenang adalah Tuhan yang Mahakuasa. Itu yang menguatkanku.

Bersyukur Untuk Hari Ini. Bersyukur Untuk Nafas Hidup Yang Masih Tersambung. Bersyukur... Bersyukur... Bersyukur...

Tidak Ikhlas Adalah Upaya Menarik Masa Lalu Untuk Kembali Terjadi Dan Mengubah Sesuatu, Tapi Itu Tidak Mungkin.

Hidup Mustahil Tidak Berkonflik Dengan Orang Lain Karena Ada Perbedaan Kepribadian. Dengan Diri Sendiri Aja Sering Ada Konflik Batin.

Orang Yang Suka Tantangan Akan Bertambah Baik, Bertambah Dewasa, Dan Bertambah Ilmu.

Memikirkan Mantan Biasanya Terjadi Karena Masih Tersisa Rasa Tidak Nyaman Atau Tidak Rela Di Alam Bawah Sadar.

Katakan: “Aku Adalah Penguasa Atas Perasaanku. Aku Memilih Merasa Tenang Dan Bersemangat Hari Ini”

Kita Tak Dapat Berharap Semua Orang Akan Baik Pada Kita. Perasaan Manusia Berbeda-Beda Dan Bisa Berubah.

Pikirkan Hal Yang Benar-Benar Anda Inginkan Agar Hari Ini Menjadi Ceria. Bunag, Tinggalkan, Alihkan Semua Pikiran Yang Hanya Membuat Bad Mood.

Orang Yang Dewasa Itu Banyak Mengerti Kemudian Memaklumi, Bukan Banyak Terpicu Emosi.
Agar tidak makin galau saat sedang galau, kita harus memahami hal-hal berikut ini:
1.  Sadar sepenuhnya bahwa galau itu wajar.
Ada jutaan orang di dunia yang mengalami hal serupa pada saat yang sama. Mengapa demikian? Karena kita manusia biasa.
2.   Berusaha memberi ruang pada rasa galau
Loh, kok aneh? Galau kan negatif, kenapa malah diberi ruang khusus? Karna setiap perasaan yang anda rasakan memiliki alasan dan tujuan. Melawan perasaan negatif bukan ide yang baik. Beri ia kesempatan untuk mengekspresikan diri maka galau akan segera usai.

Bagi Pribadi Yang Kuat, Ditipu Orang Bukanlah Masalah Karena Dia Percaya Rezekinya Pasti Berlimpah.

Masa Lau Yang Buruk Tidak Akan Memengaruhi Masa Depan Bila Pada Masa Kini Ada Keikhlasan Dan Perjuangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar